3 vs 1
Beberapa anggota Oasis, Q serta Dionysus tertawa lepas melihat tingkah Seungwoo dan Jaebum yang kalah bermain UNO malam itu. Jam sudah menunjukan pukul dua belas lewat tiga puluh lima menit ketika mereka diharuskan berenang di kolam renang apartment sebagai hukuman atas kekalahan mereka.
“Anjing! Dingin banget bangsat!!!“ucap Jaebum memaki.
“Itu mulut engga ada filternya bang?“ucap Subin santai sambil mehan tawa.
“Engga ada! Filter gue udah tenggelem tadi”ucap Jaebum menahan dingin akibat hembusan angin malam itu.
“Pake nih pake”Suga melemparkan handuk kering kearah Jaebum dan Seungwoo yang menggigil akibat ulah mereka sendiri.
“Gila emang terbaik abang gula!“ucap Seungwoo dengan gigi yang saling gemeretak satu sama lain.
“Gue ngerasa kayak sugar daddy kalo lo panggil gue begitu, Nu”ucap Suga menggeleng.
Anggota Oasis, Q dan Dionysus pun memutuskan untuk kembali ke apartment Seungwoo. Karena jumlah yang banyak, mereka harus membagi menjadi dua kelompok untuk dapat masuk ke dalam lift.
“Aku gamau! Kenapa kamu maksa?”
“Aku engga akan maksa, kalo kamu langsung nyetujuin!!”
“Aku gasuka dipaksa!”
“Kamu pacar aku, jadi kamu harus ngikutin semua mau aku”
“Sakit!!!! Jangan kasar!!!”
Beberapa anggota Oasis, Q serta Dionysus berhenti ketike mendengar keributan dari unit sebelah atau tetangga unit Seungwoo. Bahkan beberapa anggota Oasis, Q dan Dinoysus yang berada di dalam apartment Seungwoo juga ikut keluar karena mendengar keributan tersebut.
“Kenapa?“tanya Jin, anggota tertua Dinoysus yang keluar dari apartment Seungwoo dan menghampiri teman-temannya yang berhenti di lorong apartment tersebut.
“Gatau, ribut kayanya”ucap Yugyeom yang masih serius medengar keributan di balik unit tersebut.
“Udah aku bilang kan, aku gamau! Jangan paksa aku”suara seorang wanita terdengar merintih dari dalam unit tersebut.
Plak!
Seluruh pria dewasa di koridor tersebut menoleh ke arah sumber suara. Namjoon yang notabenenya baru saja keluar dari lift pun menanyakan apa yang sebenarnya terjadi dan hanya dapat dibalas gelengan ringan teman-temannya.
Knock Knock
Namjoon mengetuk pintu apartment mantan kekasihnya tersebut. Beberapa kali Namjoon mendengar barang pecah belah terjatuh (-mungkin karena lemparan). Ketukan Namjoon semakin cepat hingga seseorang membuka pintu apartment tersebut.
“Ngapain?“Seorang pria bertelanjang dada keluar dari balik pintu apartment tersebut dan membuat Namjoon mengernyitkan dahinya.
“Engga ada yang mau diomongin? Ganggu, buang-buang waktu”ucap pria tersebut lagi sebelum menutup pintu apartment tersebut dengan kasar.
“Anjir, Bang Sunho?“ucap Heochan berbisik yang diikut anggukan Taehyung dan Jimin yang beridir tidak jauh dari tempat Heochan berdiri saat itu.
“Mantan lo tuh, gimana?“tanya Jaebum menyenggol pelan lengan Namjoon yang masih berdiri di depan pintu tersebut.
“Balik aja udah. Males gue berurusan sama Sunho”ucap Suga sebelum berbalik dan kembali masuk ke dalam unit milik Seungwoo.
Beberapa anggota Oasis, Dionysus dan Q pun memutuskan masuk ke dalam unit milik Seungwoo. “Masuk engga lo?“tanya Seungwoo kepada Namjoon dan Namjoon menggeleng, “Duluan aja”ucap Namjoon dan Seungwoo menjadi orang terakhir yang masuk ke dalam unitnya, meninggalkan Namjoon seorang diri di koridori tersebut.
“Jangan paksa aku pleaaaase!!! Sakittttt”
Rintihan kembali terdengar dari balik pintu unit milik Mina (-mantan kekasih Namjoon) tersebut. Namjoon berdecih sebelum kembali mengetuk pintu tersebut dengan tidak sabaran.
“Anjing! Bisa engga lo engga usah ganggu?“Sunho kembali keluar dengan wajah penuh emosi.
“Sorry, tapi lo yang ganggu tetangga. Coba bilang cewek lo, ga usah teriak-teriak. Terus. . . Gue bilangin, sebagai cowok engga perlu main tangan”ucap Namjoon. Sesekali Namjoon melirik ke dalam untuk melihat kondisi Mina sebenarnya.
“Engga perlu liat-liat, dia udah bukan cewek lo”ucap Sunho sambil sesekali mencoba menutup pintu apartment tersebut.
“Gue cuma memastikan, engga ada lagi korban lo selanjutnya”ucap Namjoon lagi.
Suara ribut dari koridor, membuat Seungwoo dan Jaebum kembali keluar dan memeriksa apa yang terjadi.
“Coy, masuk gih. Engga guna juga lo ribut sama orang engga punya otak”ucap Jaebum.
“Iya, tuh ditunggu Hwasa”ucap Seungwoo menambahkan.
“Tuh, lo aja udah punya mangsa baru. Engga usah lah lirik-lirik kesini”ucap Sunho mencibir.
“Jaga mulut lo!“ucap Namjoon menahan emosi, sedangkan Sunho hanya tersenyum miring.
“Udah engga usah ribut”ucap Jaebum yang akhirnya maju dan memisahkan keduanya.
“Kamu balik aja ya. Ayok masuk yang”ucap seorang wanita yang berdiri dibalik punggung Sunho.
Namjoon melirik dan mendapati jika pipi wanita tersebut memerah dan ada noda darah diujung bibir mantan kekasihnya.
“Anjing!“tanpa aba-aba dan tidak ada yang menduga, Namjoon menarik pundak Sunhoo lalu menjatuhkan bogem mentahnya tepat di rahang pria yang lebih tua darinya itu.
“Oh here we go again”ucap Seungwoo pelan.
“Sayang. . .“Mina menarik Sunho menjauh dan mengusap pipi Sunho yang memerah.
“Sialan!“Sunho menghempaskan tangan Mina secara paksa hingga membuay Mina tersungkur. Selanjutnya Sunho menarik baju Namjoon dan melayangkan tinjunya.
Anggota Oasis, Dionysus dan Q berlarian keluar unit ketika mendengar keributan di koridor. Seungwoo dan Jaebum berusaha menahan Namjoon dan Sunho tetapi gagal karena keduanya diliputi emosi.
“Udah woyy udah! Malu sama tetangga!!“Jinyoung mendekat dan membantu Jaebum menarik Namjoon menjauhi Sunho.
Seungwoo yang mendapat bantuan tidak seberapa dari Mina akhirnya mampu menjauhi Sunho dari Namjoon.
“Thank you, Woo. . . Kalian balik aja ya”ucap Mina lemah.
xposhie