Birthday Party.


Akhirnya dengan bujukan dari Byungchan, Seungwoo bersedia ikut ke acara ulang tahun Jackson yang di adakan di sebuah kelab malam yang biasa di jadikan berkumpul oleh ketiga tim tersebut. Seungwoo berjalan di belakang Byungchan dengan sebelah tangan yang terus di genggam Byungchan dan sedikit Byungchan tarik karena Demi Tuhan Seungwoo berjalan sangat pelan.

“Akhirnya boss Oasis datang juga!!“Teriakan Jakcson membuat semua orang dalam perkumpulan tersebut menoleh, tanpa terkecuali. Namjoon yang awalnya sedang berbincang dengan Hwasa -atau yang biasa dipanggil Sasa itu menghampiri Seungwoo untuk sekedar memeluknya.

Di sisi lain, JB yang melihat kedatangan Seungwoo hanya menatap Seungwoo sejenak sebelum kembali fokus dengan lintingan rokok ditangannya.

“Jangan gitu, lo bukan anak kecil lagi. Jadi mending selesaiin baik-baik”ucap Mark sambil menyenggol pelan lengan JB dan JB hanya tersenyum miring.

“Mulai lah bang, mulai!!“ucap Hanse bersorak yang diikuti sorakan lainnya.

Jackson memanggil seorang pelayan dan menyuruh teman-temannya memesan sesuai dengan keinginan mereka. Anggota dari tiga tim ternama tersebut pun bersorak sorai ketika mendengar ucapan Jackson tersebut.

“Maaf mas, tapi sepertinya pesanannya akan sedikit terlambat karena sebelumnya sudah ada yang memesan dalam jumlah banyak juga”ucap pelayan tersebut yang membuat Jackson bingung.

“Siapa? Kan sebelumnya gue udah pesen tempat dan udah bilang bakal pesen banyak buat malem ini? Gue pelanggan tetap, bukannya harusnya gue tetep dapet prioritas?“ucap Jackson bingung.

“Iya mas, tapi orang tersebut memesan terlebih dahulu jadi kami prioritaskan mereka”ucap pelayan tersebut dengan sedikit ketakutan. Jackson bertanya perihal orang yang memesan minuman dalam jumlah banyak tersebut dan mendapati dua tim yang sangat ia kenal.

“Anjir! Blue Rose sama RedEvil juga lagi pesta”ucap V terkejut ketika melihat arah yang ditunjuk pelayan sebelumnya.

JB yang mendengar perkataan V tersebut langsung menolehkan kepalanya dan meneliti kumpulan pemuda-pemudi yang jaraknya hanya beberapa meter dari tempat mereka berkumpul.

“Sialan!“ucap JB yang lalu berdiri dengan kedua tangan terkepal.

“Sabar, jangan ribut di tempat umum”ucap Jinyoung menahan JB dan JB pun kembali duduk.