•••

Malam itu, seperti biasa. Jinhyuk dan teman-temannya memilih menghabiskan jumat malam mereka di sebuah bar langganan mereka. Menyewa satu meja di sudut ruangan, beberapa minuman pun sudah menjadi hiasan diatas meja.

“pssttt”Han Seungwoo, salah seorang teman Jinhyuk menunjuk lelaki manis yang sedang meliukan badannya di lantai dansa, Jinhuk tersenyum miring.

Jinhyuk menghampiri lelaki manis tersebut. Tidak perlu waktu lama bagi Jinhyuk untuk berkenalan dengan lelaki manis tadi dan sekarang mereka sudah berada dalam kamar di bar tersebut.

Jinhyuk melumat bibir lelaki manis yang sekarang sudah terpojok di sudur kamar. Jari jemari kecil lawan main Jinhyuk malam itu mulai bergerilya membuka satu persatu kacing kemeja Jinhyuk.

Jinhyuk tersenyum miring dalam ciumannya. Dirinya mengangkat tubuh lelaki dihadapannya sehingga sekarang lelaki tersebut melingkarkan kakinya di pinggang Jinhyuk. Kemeja Jinhyuk telah tanggal dan tersungkur di lantai kamar.

“Arghhh”lawan main Jinhyuk mulai mendesah ketika dengan lancang, Jinhyuk mengigit bibir bawahnya.

Keadaan Jinhyuk telah kacau, dimana rambutnya telah diacak-acak lawan mainnya. Tanpa menunggu waktu lama, Jinhyuk membawa pria dalam gendongan ke atas kasur dan mengkungkungnya.

Dengan kesabaran yang semakin tipis, lawan main jinhyuk membuka paksa ikat pinggang yang masih mengunci kebanggaan Jinhyuk dibalik celananya. Jinhyuk mendorong pelan lelakinya dan menidurkannya, menahan kedua tangannya di sisi kanan dan kiri kepala sang submisif.

“Please....“ucap lelaki tersebut memohon.

“Aku tidak mau malam ini cepat berakhir... Kau harus bersabar little kitten”ucap Jinhyuk menggoda.

Jinhyuk melepas genggaman tangannya pada kedua tangan lawannya, membuat sang lawan kembali berusaha membuka ikat pinggang dan celana Jinhyuk.

“Ah... Sialan...“desahan mulai keluar dari mulut Jinhyuk ketika sang submisif mengelus kejantannya dari luar celana yang masih ia kenakan.

“Jadi ini yang kau inginkan?“tanya Jinhyuk dan lelaki yang berada dibawah kungkungan Jinhyuk itu pun mengangguk.

“Baiklah jika ini yang kau inginkan”Jinhyuk pun merobek paksa kemeja yang digunakan prianya dan memberikan tanda di sepanjang leher hingga dadanya.

“Aku akan membuatmu meneriakan namaku sepanjang malam ini, Lee Sejin...“ucap Jinhyuk yang kemudian kembali mengukir tanda di sepanjang tulang selangka Sejin.

©® xposhie