Disaster.

***

Seseorang terbangun dalam keadaan remang-remang di dalam sebuah kamar yang mayoritas di dominasi oleh warna monokrom tersebut.

“Oh shit badanku sakit semua. Berapa botol yang ku minum semalam”orang tersebut memijat keningnya pelan dan berusaha berjalan keluar kamar.

“Sudah bangun? Makanlah dulu makan malamu”lelaki yang baru saja keluar dari kamar tersebut menghentikan langkahnya.

“Junghwan! Kenapa aku bisa ada di apartmentmu? Bukankah kita sudah putus? Kau gila ya? Akan ku laporkan kau dengan kekasih baruku”

Junghwan yang kaget pun menoleh dan melihat lelaki yang barusaja keluar dari kamarnya tadi. Junghwan memicingkan matanya, memastikan yang sedang terjadi dihadapannya.

“Aku tidak tau apa yang kau lakukan kepadaku sehingga sekujur badanku sakit semua dan kepalaku juga terasa berat. Yang aku tau sekarang adalah aku membencimu!”

Junghwan benar-benar terpaku, bingung dengan apa yang terjadi di hadapannya.

“Sam...“ucap Junghwan pelan.

“Jangan mendekat!“ucap Sam dengan tatapan sinis.

⏪ FLASHBACK ⏪

“Yak berandalan! Berhenti”Junghwan keluar dari mobilnya ketika tanpa sengaja melihat beberapa anak sekolah menghajar seorang anak sekolah lainnya beramai-ramai.

“Kamu?“ucap Junghwan kaget.

“Makasih... Ka”ucap Sihyeon sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dalam dekapan Junghwan.

Junghwan dengan terpaksa membawa Sihyeon ke apartmentnya. Mengobati luka-luka Sihyeon dan mengganti baju Sihyeon dengan miliknya sendiri.

Sembari menunggu Sihyeon siuman, Junghwan keluar kamar untuk membuat makan malam untuk mereka berdua.

🚫 Flashback END 🚫

Samuel tanpa mengatakan satu katapun keluar dari apartment Junghwan dan meninggalkan Junghwan sendirian dengan kebingungannya.

Junghwan tersadar ketika suara ponsel menyadarkan lamunanya. Ponsel yang berasal dari seragam sekolah Sihyeon yang telah ia lipat rapih di atas meja ruang tamu.

📲 Ka Hangyul is calling

©®xposhie