Magis.
“Dek, ada Njun”ucap ibunda Seungwoo setengah berteriak. Seungwoo yang memang sudah mengetahui akal bulus temannya itu pun berjalan santai menuju ruang keluarganya. Disana Namjoon sedang berbicara santai dengan kedua orang tua, rasanya Seungwoo ingin berjalan cepat dan menendang Namjoon yang sedang tersenyum santai itu.
“Adek janjian sama Namjoon? Kenapa engga bilang?“Seungwoo sedikit terkejut dengan pertanyaan ibundanya tersebut.
“Hah? Ah iya... Soalnya papah pulang. Jadi aku batalin pergi sama Namjoonnya ma”ucap Seungwoo sopan.
“Engga apa-apa, kalo Senu mau pergi sama Namjoon pergi aja. Papa dirumah seminggu kok. Kalian mau pergi kemana? Pake mobil papah? atau mobil Senu aja?“ucap ayahanda Senu tenang.
“Mobil Senu aja om, masa naik mobil om. Nanti Senunya keenakan om hehe”Namjoon tersenyum hingga memperlihatkan lesung pipi yang tercetak jelas di pipinya.
“Oh yaudah engga apa-apa, sana kamu siap-siap”menerima perintah dari sang ayah, Seungwoo pun bergegas untuk berganti pakaian.
“Anjir lah engga ngerti gue, kenapa bokap masih aja percayaan sama lo”ucap Seungwoo ketika sudah berada di dalam mobil bersama Namjoon.
“Seorang Namjoon si anak baik, si JB (-jebe. read) kalo mau keluar sama ceweknya juga kadang pake alesan jalan sama gue”ucap Namjoon tenang.
“Mobil lo? Engga turun lo nanti?“tanya Seungwoo tenang.
“Dibawa Jungkook, dia aja yang turun malem ini”ucap Namjoon menjelaskan dan Seungwoo mengangguk.
“Ada Red Devils nih kayanya”ucap Namjoon lagi setelah membaca pesan singkat yang masuk ke dalam ponselnya.
“Nih si JB chat gue, Seungyoun mulai lirik-lirik laki lo hahahaha”Namjoon tertawa keras ketika membayangkan suasana di arena.
“Ah bangsaaatt!“ucap Seungwoo menambah kecepatan mobilnya.
“Gue turun lah malem ini, harga diri anjir”ucap Seungwoo lagi dengan tatapan tetap fokus ke jalanan yang mulai lenggang.
“Lah kalo Seungyoun kaga turun?“tanya Namjoon lagi.
“Perduli gue? Engga. Apa yang udah jadi milik gue, tetap akan jadi milik gue gimanapun caranya. Harga diri gue tinggi, lo udah lebih tau dari siapapun”ucap Seungwoo serius.
“Uhhhh dek Senu, serem... Njun takutttt”ucap Namjoon kembali tertawa.
“Ah anjir!!! Lo mau bawa gue ke gerbang neraka ya?“Namjoon panik ketika Seungwoo menambah kecepatan mobilnya lagi.
“Bacot lo masih gede sama kayak dulu”ucap Seungwoo tidak perduli.
xposhie