Perjalanan.


Sepuluh orang lelaki, diantaranya sembilan orang lelaki dewasa beserta satu orang lelaki remaja sudah siap dengan barang bawaan mereka di depan sebuah rumah. Rumah milik keluarga Choi, Disana juga sudah terparkir dua buah mobil yang ukurannya masing-masing bisa menampung lebih dari lima orang penumpang.

“Woo! Lo di mobil gue aja ya? Buat gantiin nyetir”ucap Minho yang keluar dari rumahnya diikuti seorang lelaki tinggi putih dibelakangnya. Seungwoo menoleh dan mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan Minho dan tersenyum simpul setelahnya.

“Gue aja! Seungwoo semobil sama Seungyoun aja sonoooo”Sejin menyenggol pelan badan Seungwoo dan berusaha berdiri di sebelah Byungchan.

“Ngapain lo? Sono sono jauh-jauh dari ade gue!!“ucap Minho yang kemudian menarik pelan tangan Byungchan.

“Lo temenin Jinhyuk tuh kasian sendirian”ucap Minho yang mendorong pelan tubuh Sejun yang membuat Sejun bertabrakan dengan badan Jinhyuk.

“Ihhhh gue kan mau semobil sama Byungchan!!!“ucap Sejin lagi yang membuat Byungchan tertawa renyah, membuat Seungwoo kembali melirik kearah kekasih yang lebih muda darinya itu.

“Jadi mobil gue isinya, Gue, Taemin, Byungchan, Seungwoo, Dongpyo...“ucap Minho menjelaskan.

“Dongpyo dibelakang sama barang engga apa-apa kan?“tanya Byungchan panik dan Dongpyo tersenyum cerah.

“Engga apa-apa! Dia sih paling naik mobil juga tidur sampe tempat tujuan”ucap Seungwoo menjawab kekhawatiran Byungchan.

“Jinhyuk sama Sejun siapa yang mau dibelakang?“tanya Jin melihat kedua teman-temannya bergantian.

“Sejun lah! Lo tega nekuk kaki gue yang panjang semampai ini dibelakang?“ucap Jinhyuk membela diri.

“Wahhh gila!!! Gue udah diusir dari mobil Minho, terus di taroh di belakang sama barang juga? Tega lo semua!“ucap Sejun malas.

“Yaudah aku aja yang dibelakang, kan aku paling kecil?“ucapan Wooseok yang sedari tadi berdiri disebelah Seungyoun membuat semua orang menoleh.

“No! Kamu disebelah aku, oke? Aku soalnya nyetir, butuh pemandu”ucap Seungyoun yang dengan cekatan menggenggam tangan Wooseok sambil menatap kearah Sejun.

“Ya iya, oke! Gue dibelakang”ucap Sejun sambil berjalan menuju mobil yang akan dikendarai Seungyoun nanti.

“Byungchan! Sampai ketemu di villa yaaaa”ucap Sejun sambil melambaikan tangannya dengan wajah yang dibuat sesedih mungkin.

“Iya Ka Sejun!! Jangan mabok yaaa ka duduk dibelakang”ucap Byungchan tersenyum manis.

“Lo atau gue dulu nih yang nyetir?“tanya Minho dan Seungwoo meraih kunci mobil yang digenggam Minho,

“Gue aja! Kan gue yang tau jalan”ucap Seungwoo santai.

“Chan! Kamu depan ya? Abang mau tidur lagi”ucap Minho santai sambil berjalan ke kursi penumpang, meninggalkan Byungchan dan Seungwoo di luar.


“Ka Seungwoo mau minum?“Seungwoo melirik kesampingnya, dimana Byungchan duduk dan melirik ke bangku belakang melalui spion di hadapannya.

“Pada tidur kok kaaa, tenang aja”ucap Byungchan tersenyum.

“Kok malah kamu yang santai banget ya?“ucap Seungwoo meledek, membuat Byungchan mengerucutkan bibirnya.

“Aku tanya, Ka Seungwoo mau minum gaaaa?“ucap Byungchan sekali lagi dan Seungwoo mengangguk sambil mengusak puncak kepala Byungchan gemas.

Byungchan pun membuka satu buah botol mineral dan mendekatkan botol tersebut ke bibir Seungwoo. Tanpa memegang botol tersebut, Seungwoo mendekatkan wajahnya kearah tangan Byungchan berada.

“Woo, kalo ada rest area berhenti ya. Gue kebelet....“Suara Minho yang tiba-tiba membuat Byungchan tanpa sengaja menggerakan tangannya dan membuat air dalam botol mineral tersebut membasahi wajah Seungwoo serta tumpah ke baju juga celana Seungwoo.

“Wahhh ka maf-maaf! AKu engga sengaja....“ucap Byungchan panik. Paniknya Byungchan karena dua hal, karena sang kakak yang tiba-tiba bangun serta karena ia terkejut air yang ia pegang menyiram sedikit wajah dan baju Seungwoo.

“Engga apa-apa kok, Chan... Boleh tolong ambilin tisu?“tanya Seungwoo dan Byungchan mengangguk lalu mengambil tisu dan mengusap wajah Seungwoo yang basah.

“Lagian, lo berdua ngapain sih bisa sampe tumpah?“tanya Minho bingung.

“Abang ngagetin aku!! Aku kan lagi ngasih minum ke ka seungwoo, eh abang tiba-tiba minta berhenti ke rest area“ucap Byungchan malas.

“Hah? Kan Abang cuma minta mampir.... Abang kebelet, masa harus nunggu sampe villa?“ucap Minho tambah bingung.

“Iya iya ini mampir tuh tandanya udah ada!!!“ucap Byungchan semakin kesal, membuat Taemin yang berada disebelah Minho tertawa karena ulah kakak beradik tersebut.


“Chan... Kamu sama Seungwoo pacaran ya?“Byungchan menoleh dan mendapati Taemin sudah berdiri disebelahnya, disamping mobil yang terparkir di reast area tersebut.

Byungchan mengedipkan matanya beberapa kali. Bingung, apakah harus jujur dengan mantan kekasih kakanya tersebut atau menyembunyikan fakta sebenarnya.

“Engga usah bohong, soalnya kaka tau bahkan pas kalian masih awal pendekatan dulu”ucap Taemin yang membuat Byungchan terdiam.

“Ka.... Jangan bilang abang ya? Ka Taemin tau kan abang itu gimana? Kasian Ka Seungwoo...“ucap Byungchan pelan dan memohon dan Taemin mengangguk.

“Kenapa ga coba bilang?“tanya Taemin dan Byungchan kembali terdiam.

“Ka Taemin liat kan kalo Ka Sejun deketin aku? Itu aja abang udah sensi banget!!! Apalagi kalo abang tau aku sama ka seungwoo pacaran?“ucap Byungchan mengecurukan bibirnya.

“Seungwoo baik kan?“tanya Taemin dan Byungchan mengangguk.

“Aku yakin kok, Minho paling cuma nanya hal-hal kecil ke Seungwoo. Kayak... udah berapa lama pacaran? Atau kenapa bisa Seungwoo suka sama kamu... Engga akan lebih”ucap Taemin tersenyum.

“Terus... Ka Taemin sama Abang gimana? Balikan?“tanya Byungchan penasaran dan Taemin tersenyum.

“Tanya tuh sama Abang kamu”ucap Taemin menunjuk Minho yang jalan bersebelahan dengan Seungwoo.

“Gantian gue yang nyetir, Woo! Tinggal ikutin arahan GPS aja kan?“tanya Minho dan Seungwoo mengangguk.

“Nanti gue arahin kalo udah deket, tenang...“ucap Seungwoo menyerahkan kunci mobil.

“Ka Seungwoo?!?!?!?! Kamu kunciin Dongpyo di dalam mbil?“Byungchan terkejut dan Seungwoo tertawa.

“Bahaya tau ka!! Mobil keadaan mati terus ada orang di dalem gituuu”ucap Byungchan kesal dan Seungwoo tertawa.

“Iyaaa maaf ya Byungchan? Besok-besok engga lagi deh...“ucap Seungwoo tersenyum.

“Mau naik ga kalian? Lama amat diluar?“ucap Minho yang sudah duduk di kursi supir, menunggu Byungchan dan Seungwoo masuk kembali ke mobil.

(xposhie)