Pub.
Hangyul sampai di pub sebelum Wooseok dan Seungwoo. Dirinya mengedarkan pandangan ke berbagai penjuru club malam tersebut untuk mencari keberadaan Samuel.
Hangyul menyapa beberapa orang yang mengenalnya. Dirinya dengan pasti berjalan ke arah lantai dansa berada. Belum banyak orang menari di tengah sana, hanya ada dua orang yang sedang menggerakan tubuhnya.
Oh shit! Hangyul mendecak ketika berhasil melihat orang yang berada disana. Samuel sedang menari mengikuti irama yang diputar di club malam tersebut.
Bukan keberadaan Samuel yang membuat Hangyul kaget, tapi orang yang bersama Samuel. Park Seonho. Samuel menggerakan tubuhnya bersama Park Seonho.
Hangyul dengan tergesa-gesa menghampiri Samuel, “kita pulang”Hangyul menarik paksa tangan Samuel.
“Weits! Siapa lo?“kali ini Park Seonho angkat bicara.
“Dia tetanggaku, dia juga pandai menari. Ayok kita bersenang-senang Gyul”ucap Samuel meracau.
“Kau mabuk, berapa banyak botol yang kau minum?“ucap Hangyul yang masih berusaha menjauhkan Samuel dari Seonho.
“Hm... Tiga? Empat? Ah! Ini botol kelima yang aku dapatkan dari Ka Seonho”ucap Samuel.
“Aku bawa dia pulang”Hangyul meminta izin secara tersirat kepada Seonho.
“Tidak bisa. Dia janji akan bersenang-senang denganku malam ini. Benar kan sayang?“ucap Seonho dan Samuel mengangguk.
“Kita akan bersenang-senang di apartmentku. Kau ikut pulanh denganku”Hangyul menarik paksa Samuel dan menjauh dari Seonho.
Hangyul memojokan Samuel ketika mereka tiba disebuah koridor sepi. “Kau gila? Kau tau siapa dia? Ah sial! Kau tidak akan ingat apa-apa”ucap Hangyul.
“Aku kan sudah bilang, agar aku ingat seharusnya kau mengajakku main saat aku sadar”Samuel mengalungkan tangannya ke leher Hangyul dan berhasil membuat tubuh Hangyul menegang.
“Ah sh—“ucapan Hangyul terpotong ketika bibir Samuel menyapu bibirnya.