Race.


Seungwoo turun dari mobil dan disambut dengan anggota Oasis lainnya, terutama Byungchan yang merengut karena Seungwoo yang terlambat datang, “manja anak ayam lo bang”ucap Sejun mencibir kelakuan kekasih leadernya tersebut.

“Hahaha iya lah manja, tuh diajak ngomong mulu sama Seungyoun tapi anaknya diem aja”ucap Seungsik menjelaskan.

“Males tau kaaa ngeladenin dia tuh! Liat kan tuh disitu ada mantannya. Ya gila kali aku kalo ngeladenin?“ucap Byungchan heboh.

“Trus kalo engga ada mantannya, berarti kamu mau dong ngeladenin dia?“tanya Seungwoo sambil merangkul Byungchan yang masih mencibirkan bibirnya.

“Hahaha iya aku percaya kok, tapi jangan terlalu keliatan sebel sama dia ya. Aku takut dia malahan nanti makin seneng godain kamu kalo tau kamu sebel digodain dia”ucap Seungwoo.

“Nu!“Seungwoo menoleh ketika namanya dipanggil, Jaebum -Leader Q dan Jinhyuk _Leader Red Devils sedang berbincang di depan mobil kuning mentereng milik JInhyuk. Dapat dilihat dengan jelas di kursi penumpang mobil tersebut ada seorang lelaki kecil yang diketahui sebagai kekasih Leader Red Devils tersebut.

“Turun bang?“tanya Jinhyuk dan Seungwoo mengangguk.

“Nih mobil bakal jadi hak milik RM sebulan, jadi malem ini gue harus turun”ucap Seungwoo melirik Namjoon yang sedang berbincang dengan anggota Dinoysus lainnya.

(Jika tidak di depan orang tua, JB, RM dan Senu akan memanggil nama panggilan tongkrongan mereka. Tetapi jika di depan orang tua mereka, mereka akan kembali menggunakan nama panggilan kecil mereka)

“Lo turun?“tanya Seungwoo dan Jinhyuk menggeleng.

“Seungyoun yang turun. Katanya mau coba mesin mobil baru”ucap Jinhyuk menjelaskan dan Seungwoo mengangguk mengerti.

“Gimana? Siap?“Namjoon berjalan mendekati keempat Leader yang sedang berbincang tersebut.

“Ayoklah, keburu malem”ucap Seungwoo.

“Kibiri milim”ucap Jaebum mengikuti perkataan Seungwoo yang membuat Jinhyuk tertawa.

“Kenapa? Bokap lo kan aman?“tanya Namjoon bingung.

“Bukan. Itu Byungchan”ucap Seungwoo melirik Byungchan.

“Najis, bucin males. Udahlah ayok”ucap Jaebum meninggalkan ketiga Leader lainnya.


Seungwoo membanting pintu mobilnya kasar. Pertandingan yang baru saja selesai tersebut dimenangi oleh Seungyoun. Pertandingan seperti ini tidak selalu memperebutkan harta atau materi tetapi harga diri dan malam itu harga diri Seungwoo terasa jatuh ke dasar jurang.

“Woo... Udah engga apa-apa. Kamu hebat kok tadi”ucap Byungchan mengusap pipi Seungwoo lembut.

Seungwoo menatap sinis Seungyoun yang berdiri tidak jauh dari tempatnya berdiri saat ini. Seungyoun tersenyum penuh kemenangan, bahkan sesekali Seungyoun melirik kearah Byungchan.

“Woo... Kamu denger aku kan? Malem ini ke apart aku aja ya? Mobil kamu biar RM yang bawa, kita naik mobil aja ya?“ucap Byungchan lembut dan Seungwoo mengangguk.

“Udah.... Mukanya jangan ditekuk mulu, nanti gantengnya ilang”ucap Byungchan mengerucutkan bibirnya dan Seungwoo tersenyum melihat kekasihnya gemas.

Seungwoo menarik pelan pinggang Byungchan dan merapatkan tubuh mereka berdua. Byungchan tersenyum, karena ia tau jelas apa yang sedang ada difikiran kekasihnya tersebut. Byungchan pun mulai memejamkan matanya dan memiringkan wajahnya, memberikan akses terbaik untuk kekasihnya.

Lampu hijau untuk Seungwoo. Seungwoo pun menarik tengkuk Byungchan dan mendekatkan wajahnya dengan wajah kekasihnya yang mulai memerah. Sengwoo tersenyum sebelum mendaratkan bibirnya diatas bibir Byungchan. Byungchan yang sudah mulai merasakan ada pergerakan dari Seungwoo itu pun mulai melingkarkan tangannya di leher Seungwoo dan memperdalam ciuman mereka.

Seungwoo menatap Seungyoun penuh kemenangan sambil terus melumat bibir kekasihnya tersebut, “Permisi pak, mobil minta kunci mobilnya? Saya mau balik nih pak”Byungchan kaget mendengar ucapan RM tersebut dan membuatnya harus memutus tautan bibirnya dan Seungwoo. Byungchan tersenyum malu dan berjalan serta berdiri di belakang Seungwoo.

“Ganggu lo, setan!“ucap Seungwoo sambil melemparkan kuncinya ke arah RM.

“Besok kalo mau balik bilang gue! Gue bilang bokap lo, kalo lo nginep di tempat gue”ucap RM lagi.

“Wah gilaaaa the best emang Njun!!“ucap Seungwoo dengan nada yang dibuat-buat.

“Tadi aja ngatain gue setan, sekarang muji-muji”ucap RM menggeleng malas.

“Proteksi dini”Jaebun mendekati Seungwoo dan menyelipkan sesuatu di kantong sweater milik Seungwoo.

“Byungchan ati-ati ya! Pelan-pelan aja”ucap Jaebum tersenyum kearah Byungchan dan wajah Byungchan semakin memerah.

“Nyetirnya loh maksudnya yang pelan-pelan”ucap Jaebum lagi sambil tertawa.

“Makin lama makin engga bener nih anak pada”ucap Seungwoo pelan.

“Yang, yuk pulang”ucap Seungwoo menggenggam tangan Byungchan dan membawanya menuju mobil Byungchan yang kebetulan terparkir di sebelah mobil Seungyoun.

“Hyuk duluan!“sapa Seungwoo kepada Leader Red Devils dan Jinhyuk mengangguk.

“Mesin mobil lo keren, gue akuin! Tapi sorry, yang udah jadi milik gue tetep bakal selalu jadi milik gue”ucap Seungwoo pelan saat melewati Seungyoun.

xposhie