Selamat Pagi.
***
Hangyul berjalan lemas di koridor apartmentnya. Di tangan kanannya terdapat dua buah box bubur ayam dengan tangan kirinya memegang handuk kecil untuk membasuh keringatnya. Hangyul melambatkan langkahnya ketika mendengar seseorang berteriak di depan apartment Samuel. Hangyul melirik dan memastikan siapa orang yang berada di depan apartment Samuel tersebut.
“Samuel kim! Buka pintunya bodoh!!!! Cepat atau aku dobrak?“Hangyul mengambil langkah kecil untuk mencapai pintu apartmentnya sambil memperhatikan kejadian di depan apartment Samuel.
“Pagi Tn. Byungchan!“Hangyul menghentikan langkahnya ketika seseorang yang sangat ia kenal keluar dari dalam apartment Samuel. Dia adalah Park Sunho.
Sunho keluar dengan menggunakan celana pendek tanpa atasan sehelaipun, membuat Byungchan orang yang dari tadi berteriak itu mundur beberapa langkah.
“Baumu tidak enak! Mana Samuel?“ucap Byungchan sinis.
“I'm here!!!“ucap Samuel dengan senyumnya.
Sunho dengan gerakan cepat merangkul kekasihnya tersebut yang hanya menggunakan jubah mandi yang semalam ia kenakan.
“Kalian bermain berapa kali semalam? Bau kalian benae-benar menjijikan”ucap Byungchan sinis.
“Kenapa? Kau mau tau aku bermain berapa kali semalam? Gaya apa saja yang aku gunakan? Kau mau tau jugaaaa?“tanya Samuel meledek.
“Jangan meledek managermu seperti itu”ucap Sunho mengusak kepala Samuel, membuat Samuel melirik kearah Sunho yang lebih tinggi dari dirinya. Karena gemas, Sunho mendaratkan kecupan di bibir Samuel yang langsung dibalas oleh Samuel. Samuel melingkarkan tangannya di leher Sunho dan kakinya di pinggang Sunho. Kegiatan panas tersebut di saksikan oleh Byungchan dan Hangyul,
Byungchan mendecak sebal, dia mendorong pelan dua sejoli dihadapannya lalu masuk ke dalam paartment Samuel. Tetapi, kegiatan yang dilakukan Sunho dan Samuel tidak berhenti sampai disitu, karena Sunho sudah mulai memasukan lidahnya ke dalam mulut Samuel, mencoba mengeksplore mulut Samuel. Beberapa kali Samuel menjambak rambut Sunho karena Sunho yang menggigit bibirnya gemas.
“Yak hangyul!! kau meninggalkan uang kembalianmu”
Hangyul yang panik itu berbalik untuk menghadiahi temannya dengan tatapan mematikannya kepada Seongjun yang baru saja berteriak. Hangyul membuang nafasnya pelan dan bersikap seperti tidak terjadi apapun. Hangyul pun berjalan santai ke arah apartmentnya diikuti Seongjun. Hangyul melihat jika kegiatan Samuel dan kekasihnya sudah berakhir. Samuel sudah turun dari gendongan Sunho dan sedang merapihkan jubah mandinya.
“Hai Hangyul!!“ucap Samuel ramah.
“Pagi, Sam!!“ucap Hangyul tidak kalah ramah,
“Kau mengenalnya?“tanya Sunho bingung dan Samuel mengangguk.
“Dia tetanggaku, jadi pasti aku mengenalnya”ucap Samuel.
“Pagi pak sunho, senang bertemu dengan anda disini”ucap Hangyul tersenyum ramah.
“Loh Hangyul... Kamu kenal sama Hangyul juga?“tanya Sam menoleh ke arah Sunho dan Sunho mengangguk.
“Hangyul dan Seongjun adalah staff di kantor Sihoon. Aku belum pernah menceritakan tentang Sihoon kepadamu, tapi dia adalah orang jahat dan licik”ucap Sunho berbisik yang dapat di dengar jelas oleh Hangyul dan Seongjun.
“Wah pasti merepotkan kerja dengan orang seperti itu? Kenapa kalian tidak pindah saja ke perusahaan Sunho?“tanya Samuel dan Hangyul menggeleng.
“Kami permisi terlebih dahulu, karena harus bersiap ke kantor setelah ini”Hangyul pun membuka pintu apartmentnya dan masuk ke dalam apartmentnya diikitui oleh Seongjun.
@xposhie.