Seungwoo berlari kecil mendekati Byungchan yang sedang mendorong-dorong koper miliknya. Kepala menunduk dan bibir dimajukan, Seungwoo berhasil dibuat gemas oleh Byungchan.
“Permisi”
Byungchan menoleh kaget karena mendengar suara berat di belakangnya. Tetapi senyumnya merekah ketika mengetahui bahwa itu suara adalah suara seungwoo.
“Ka uwuuu!!“Byungchan sontak memeluk Seungwoo erat tanpa memperdulikan orang-orang di sekitarnya.
“Yaudah yuk kita jalan, nanti ketinggalan boarding”ucap Seungwoo menarik koper dari tangan Byungchan.
Seungwoo menarik dua buah koper di sisi kanan dan kirinya. Sedangkan Byungchan dengan tenangnya menggandeng lengan Seungwoo dan berjalan di sebelahnya.
“Kok bisa salah gate sih kaaa?”
Byungchan berlari kecil di belakang Seungwoo dengan ransel yang tersampir di pundak kanannya.
“Aku juga gatau! Tadi aku udah tanya bener kok”ucap Seungwoo berjalan cepat ke arah gate yang dituju.
Seungwoo sesekali melirik ke belakang, memastikan bahwa Byungchan tidak tertinggal. Sesekali Seungwoo tersenyum karena wajah Byungchan benar-benar merah karena berlari.
“Hhhhh capek”ucap Byungchan.
“Maaf ya”ucap Seungwoo sambil menghapus bulir keringat yang jatuh di kening Byungchan.
“Baru awal aja udah gini ya ka! Engga kebayang kalo kita sepuluh hari di Seoul”ucap Byungchan sambil tertawa.
“Semoga semua berjalan lancar, kan kamu mau nonton Victon”ucap Seungwoo mengusap puncak kepala Byungchan.
“Huaaaa iya!! Aku engga sabaran huhuhu”ucap Byungchan excited.
©xposhie.