Temu.
***
“Yohan?“Yohan menoleh ke belakang ketika sebuah suara memanggilnya.
“Eh ka seungwoo”ucap Yohan tersenyum.
“Sendirian?“tanya Seungwoo dan Yohan menggeleng. Yohan belum sempat menjelaskan ketika sebuah panggilan telfon mengintrupsinya.
“Trus pesen apa lagi? Langsung aja sih engga pake nanti-nanti”ucap Yohan kepada orang di sebrang telfon.
“Ya oke siap! Bilang ka wooseok siapkan hati bila tagihan CC melonjak naik”Yohan memutuskan sambsungan telfonnya secara sepihak.
“Oh sama temen-temen ya?“tanya Seungwoo dan Yohan mengangguk.
“Iya tadi habis ada event gitu ka sekitar sini, trus laper karena belum ada yang makan dari siang jadi mampir dulu hehe”ucap Yohan menjelaskan dan Seungwoo mengangguk mengerti.
“Ka seungwoo sendirian?“sekarang Yohan bertanya balik dan Seungwoo menggeleng.
“Sama yang lain juga kok, tadi habis futsalan. Sebenernya sih udah ada konsumsi, tapi kita engga enak soalnya lapangan udah dibayarin masa makan ikut-ikutan juga”ucap Seungwoo tertawa.
“Pembayaran pake tunai atau non-tunai?“Yohan menoleh dan menyerahkan kartu kredit milik Wooseok.
“Engga usah, aku aja yang bayar. Mba ini sekalian sama punya saya aja ya, dijadiin satu bill aja”ucap Seungwoo lalu menarik kartu milik Wooseok dan menyerahkannya kepada Yohan.
“Kok dibayarin sih ka? engga enak aku ih”ucap Yohan menolak,
“Udah engga apa-apa, sesekali bayarin makan kalian”ucap Seungwoo lagi.
“Sekali? Dua kali ka, sama yang di cafe ka seungyoun waktu itu!“ucap Yohan mengingatkan dan Seungwoo mengangguk.
“Yaudah rejeki anak ganteng, makasih ya ka seungwoo! Nanti aku bilang ke yang lain”ucap Yohan.
“Kalian duduk dimana?“tanya Seungwoo sebelum Yohan menjauh dan Yohan menjelaskan letak dimana dia dan teman-temannya duduk.
“Kesana aja ka kalo mau gabung!“ucap Yohan antusias.
“Oke! Nanti aku ajak Yuvin sekalian ya”Seungwoo tertawa dan Yohan yang malu pun berpamitan meninggalkan Seungwoo
@xposhie.