Thank you.
***
Yohan berjalan terburu memasuki kantor bea cukai untuk mengambil paket majalah yang langsung berasal dari Korea. Biasanya dka mengurusi hal seperti ini bersama Sejin atau Wooseok, tapi hari ini sendiri karena keduanya sedang sibuk.
“Yohan?”
Yohan menoleh ketika mendengar suara seseorang memanggilnya pelan. Yohan menyipitkan matanya untuk memperjelas pandangannya.
“Eh iya bener!“orang yang memanggil Yohan tersebut berlari kecil mendekati Yohan setelah mengunci mobil yang ia gunakan.
“Ka yuvin?“ucap Yohan aneh dan Yuvin tersenyum.
“Ngapain disini? Sendirian?“tanya Yuvin dan Yohan mengangguk.
“Mau ambil paket aku yang ketahan ka. Soalnya harus aku yang urus sendiri gitu, biasanya sih bareng Ka Sejin atau Ka Wooseok tapi hari ini mereka ga ada yang bisa”Yohan dan Yuvin berjalan bersisian memasuki kantor tersebut.
“Woyy!!“Yuvin menoleh dan melihat seseorang yang tingginya melebihi dirinya.
“Bang!!“Yuvin melambaikan tangan.
“Ikut gue bentar yuk!“ajak Yuvin, menarik pelan tangan Yohan.
“Kesini segala bawa gandengan, biasanya sendirian?“ledek Mingyu.
“Ini temen gue juga mau ambil paket, bantuin dong bang”ucap Yuvin tersenyum jahil.
“Paketnya apaan?“tanya Mingyu penasaran.
“Majalah ka. Ada sekitar 200 majalah gitu”ucap Yohan pelan.
“Oh yaudah yuk ikut gue”Yuvin dan Yohan pun mengikuti langkah Mingyu.
Setengah jam kemudian, barang Yohan dan Yuvin telah berhasil keluar dari kantor bea dan cukai.
“Makan dulu yuk?“ajak Mingyu tapi di tolak Yuvin.
“Anjirrrr! Sumpah ya lo adek engga diuntung, udah dibantuin juga”ucap Mingyu emosi tetapi Yuvin tersenyum jahil.
“Lain kali deh, sumpah entar gue bayarin!“Yuvin mengedipkan matanya yang membuat Mingyu menggeleng.
“Han, ati-ati ya sama Yuvin!“ucap Mingyu yang membuat Yohan bingung.
“Udah jangan di dengerin!“ucap Yuvin berbisik kepada Yohan.
“Yaudah sana balik! Gue mau makan siang nih. Ati-ati kalian!!!“ucap Mingyu sebelum pergi meninggalkan Yuvin dan Yohan.
“Ka mingyu makasih yaaa!!“ucap Yohan dan Mingyu tersenyum.
“Lo engga makasih sama gue?“Mingyu menoleh ke arah Yuvin.
“Makasih yaaaa bang Mingyu!“ucap Yuvin dengan gemas yang dibuat-buat.
“Yuk, balik sama gue aja. Itu paket lo pasti berat, gue bawa mobil kok”ucap Yuvin.
“Nanti ngerepotin kaaa”ucap Yohan pelan.
“Santaiiii, tapi makan siang dulu ya?“tanya Yuvin dan Yohan mengangguk.
“Tapi aku yang bayar ya ka? Kan daritadi ka yuvin udah bantuin aku”ucap Yohan dan Yuvin mengangguk mengiyakan.