Yohan.

***

Byungchan tertawa heboh di dalam goes-car yang ia tumpangi bersama Yohan dan Wooseok. Bahkan Wooseok beberapa kali harus menutup mulut Byungchan karena tertawa terlalu kencang, takut menganggu.

“Siapa sih ka?“tanya Yohan panik.

“Temennya ka Seungwoo itu yang kemarenan sempet ngeledekin lu juga deh kayanya! Pas lu minta buru-buru ke tendor hahahaha”tawa Byungchan semakin kencang.

“Ih anehhh takut gue sumpah!!!“ucap Yohan lagi.

“Follback dulu aja kali, siapa tau kan jodoh!“ucap Wooseok terkekeh.

“Jodoh apaan ih! Kan gue maunya punya pacar yang satu frekuensi biar bisa di ajak nonton konser bareng”ucap Yohan tersenyum.

“Elahhh, ambil aja dulu yang ada sih!“goda Byungchan.

Yohan menatap Byungchan sinis dan melemparkan dengan botol air mineral yang ada di gengamannya.

“Udah ih berisik, tuh udah nyampe”ucap Wooseok menengahi.

Wooseok, Yohan dan Byungchan pun keluar dari goes-car setelah mengucapkan terimakasih kepada drivernya.

“Ka, rame banget engga sih?“tanya Byungchan takut.

“Malem minggu soalnya, jadi pasti rame sih”Wooseok berjalan mendahului Byungchan dan Yohan.

Wooseok mengedarkan pandangannya ke sekeliling Cafe, mencari meja yang kosong untuk mereka berempat.

“Byungchan?”

Byungchan menoleh ketika mendengar seseorang memanggil namanya.

“Eh ka seungwoo! hehe”

“Ngapain kesini?“tanya Seungwoo lagi.

“Kita mau bikin acara, lagi survey tempat dulu nih ka”ucap Byungchan lagi.

“Oh oke... Acara apaan emang?“tanya Seungwoo ingin tahu.

“Aduhhh susah jelasinnya sih ka hehehe”Byungchan yang bingung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

“Ka, kayanya kursinya penuh deh. Sisa yang berdua doang itu juga cuma sisa satu kursi aja”ucap Yohan frustasi.

“Loh kalian daritadi disini nyari meja kosong?“tanya Seungwoo yang dijawab anggukan oleh Woosek, Byungchan dan Yohan bersamaan.

“Yaudah yuk gabung aja, aku baru berdua tuh di meja paling gede”

Seungwoo menunjuk tempat yang dia maksud.

“Engga usah ka, ngerepotin hehehe”ucap Wooseok pelan.

“Udah engga apa-apa, sekalian nanti aku panggilin yang punya Caffe deh. Kalian perlu ketemu yang punya caffe kan?“ucap Seungwoo dan ketiga orang di hadapan Seungwoo lagi-lagi mengangguk.

“Yaudah ayok ikut aja”ucap Seungwoo. Akhirnya Byungchan, Wooseok dan Yohan mengikuti Seungwoo ke tempatnya.

“Kenalin, ini temenku Yuin. Vin, woyy!!!“Seungwoo menendang-nendang kaki Yuvin agar memperhatikannya.

“Bentar bang, lagi push rank nih gueee”

“Elah anak bagong!!”

Seungwoo menarik ponsel Yuvin yang sedang di gunakan untuk bermain games. Yuvin yang kesal pun akhirnya menoleh ke arah Seungwoo, “Bang ah anj....”

“Loh? Hallo!“Yuvin menghentikan niatnya berkata kasar ketika melihat orang yang datang bersama Seungwoo.

“Hallo ka Yuvin ketemu lagi! Aku byungchan hehehe Ini temenku, Ka Wooseok sama Yohan”ucap Byungchan.

“Yaudah duduk dulu yaaa biar aku panggil yang punya Caffe. Vin, gue mau manggil Youn sebentar. Ajak ngobrol! Jangan push rank mulu”Ucap Seungwoo mengancam dan Yuvin mengangguk.